Campuran

A.
Yang paling berbahaya itu bukan racun,
tetapi madu yang dicampur racun,
karena orang menyangka madu kan masih ada manfaatnya,
walaupun tercampur racun toh cuma sedikit, sangkanya,
padahal sudah fatal akibatnya.

B.
Yang paling berbahaya itu bukan atheisme,
tetapi kemusyrikan, mencampur tauhid dengan tahayul,
karena orang menyangka kan masih percaya pada Tuhan,
walaupun tercampur aneka pemujaan pada yang lain,
padahal orang awam kadung fanatik membelanya.

C.
Yang paling berbahaya itu bukan inkarus Sunnah,
tetapi para pencipta sunnah-sunnah palsu,
karena orang menyangka masih mengikuti Nabi,
walaupun tercampur dengan hawa nafsu manusia,
padahal orang bisa saling menyesatkan saudaranya.

D.
Yang paling berbahaya itu bukan anti sains,
tetapi pseudosains, mencampur sains dengan fantasi,
karena orang menyangka kan masih ada ilmiahnya,
walaupun tercampur mitos yang sama sekali tidak ilmiah,
padahal orang awam lalu kesulitan membedakannya.

E.
Yang paling berbahaya itu bukan dusta,
tetapi hoax, campuran antara fakta dan fiksi, data dan dusta,
karena orang sangka masih ada fakta yang benar adanya,
walaupun fiksi dan dusta membuat semuanya tidak berharga,
padahal orang awam terlanjur semangat menyebarkannya.

F.
Yang paling berbahaya itu bukan rezim diktator,
tetapi "demokrasi", yang diktator mengatasnamakan rakyat,
karena orang menyangka di sana ada partisipasi rakyat,
walaupun aturan dibuat untuk kepentingan asing dan aseng,
padahal rakyat dengan membabi buta membelanya.

G.
Yang paling berbahaya itu bukan kebatilan,
tetapi kebenaran yang dicampur dengan kebatilan,
karena orang menyangka di sana ada kebenaran,
walaupun kebatilan menjadikan kebenaran sulit dikenali,
dan orang mengikuti kebatilan tanpa rasa bersalah.

Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu, sedang kamu mengetahui. (Qs. 2:42)

contoh:
A: herbal yang diklaim obat segala penyakit
B: musyrik ala Kafir Quraisy
C: munafiqun pembuat dan penyebar hadits palsu
D: kelompok Flat Earth, antivaksin, antinuklir, ...
E: pembuat hoax agama, hoax kesehatan dan hoax politik
F: demokrasi sekuler di negara-negara berkembang
G: isu radikalisme dan terorisme ...


ustadz Fahmi Amhar