Mafahim Seorang Muslim (1)

Apa itu ‘mafahim’? mafahim adalah persepsi, persepsi dibentuk oleh pemikiran.

Sebagai seorang muslim, kita harusnya mempunyai persepsi yang benar mengenai islam, karena persepsi tersebutlah yang akan mempengaruhi tingkah laku dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ngomong-ngomong tentang tingkah laku, ada sebuah contoh kejadian:

Seandainya Anda bertemu dgn orang yg Anda sukai, bagaimana perasaan Anda? Apakah di dalam hati bersuka cita? semaksimal mungkin terlihat bagus dan sempurna di hadapan orang tsb?

Sebaliknya, jika bertemu dengan orang yang paliiiiiinnggg Anda benci, bagaimana sikap Anda? menjauhinya kah?

Nah, ngomong tentang cinta-mencintai, sebagai muslim, kita berkewajiban cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, sebagaimana firman Allah:

“Dan orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah.” (TQS Al-Baqarah: 165).

lalu disebutkan dalam sebuah hadits:

Rasulullah bersabda: “Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian sampai aku lebih ia cintai daripada anaknya, orang tuanya dan segenap manusia.” (Muttafaq ‘alaih).

Oke selanjutnya, jika kita ingin tau kadar keimanan kita kepada Allah, silakan jawab dalam hati:

jika ada panggilan azan, yang berarti disuruh bersegera menghadap Allah, apakah kita segera bersiap? dengan pakaian dan sikap yang sempurna seperti kita ingin bertemu orang yang kita suka. Atau malah sebaliknya? uring-uringan, sungkan, malas-malasan, bahkan tidak peduli dengan panggilan azan tsb?

silakan dijawab di hati masing-masing 😉 semoga jawabannya memuaskan hati kita semua.

“Wahai Yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi)

Ardy Hidayat

Read more posts by this author.